English French German Spain Italian DutchRussian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Alhamdulillah, Pernikahanku Lancar

Pernikahan adalah gerbang awal kehidupan baru sepasang remaja yang telah dilegitimasi dengan ikatan tali suci perkawinan.
Pernikahan memang impian semua remaja. Kebahagiaan memang impian setiap pasangan hidup. Keharmonisan memang impian setiap keluarga.
Saat seseorang telah menemukan calon pendamping hidup, ia layak gelisah & cemas atas hidup baru yang akan dijalaninya.

Saat sepasang pengantin mulai mengarungi bahtera rumah tangga, mereka pasti berfikir keras dan berharap mendapat kehidupan yang lebih baik. Saat orang tua telah memiliki keturunan, mereka pasti berfikir cemas untuk kebahagiaan anak-anaknya.

Alhamdulillah atas karunia-Nya yang selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang mau mengingat-Nya dalam setiap keadaan. Tanggal 3 Desember 2009 adalah hari bersejarah dalam hidupku. Tepat pukul 9.00 WIB aku berubah menjadi seorang suami dari istriku yang cantik, Sely Hardiyanti. Saat ijab dan qobul diucapkan, saat itulah mindset kehidupan ku berubah. Aku dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan menyertai jalan hidupku yang baru bersama istri tercinta jika kita selalu ingat kepada-Nya.
Takwa adalah kunci utama yang akan membuat perjalanan hidupku berjalan lurus tanpa ada rintangan yang berarti. Ku niatkan hanya untuk beribadah kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasul-Nya.

Sahabat-sahabatku yang selalu bersemangat, kami mohon do'anya selalu agar kami dapat mengarungi bahtera rumah tangga kami penuh kebahagiaan dan semangat optimisme. Keluarga ideal yang sakinah, mawaddah dan rahmah adalah impian kami. Amien.

Lanjutin yuuk ... :)

Cintai Aku Sepenuh Hati

Waw...judul lagu yang memotivasi setiap hati yang sedang dipenuhi benih-benih cinta. Semoga dengan lirik lagu ini jiwa kita menjadi mantap untuk sepenuh hati mencintai dan menyayangi orang yang kita cintai.

Di dalam hatimu
T’lah aku temukan
Arti kebahagian
Bersama dirimu
Aku merasa berarti
Sanggupkah dirimu
Untuk bertahan
Hingga waktu tak berjalan
Mencintaiku
Walau bintangku tak terang

Reff:
Cintailah aku sepenuh hati
Sesungguhnya aku
Tak ingin kau pergi
Takkan mampu ku hadapi dunia ini
Betapa hidupku takkan pernah sama
Bila kau tinggalkan ku
Tetaplah disini saling memiliki
Selama-lamanya
Back to Reff
Tiada arti semua bila kau pergi
Genggamlah tangganku dan peluklah diriku
Saatku jatuh nanti menangis sepi
Cintailah aku sepenuh hati
Sesungguhnya aku
Tak ingin kau pergi
Cintailah aku sepenuh hati
Tak ingin kau pergi
Takkan mampu ku hadapi dunia ini
Tiada arti semua bila kau pergi



Lanjutin yuuk ... :)

PRASANGKA BURUK

Jum’at pagi kami berangkat ke Semarang dengan Xenia baru milik pamanku. Itulah pengalaman pertamaku bepergian ke daerah Semarang. Meski aku orang Tegal, tapi Semarang sebagai ibu kota tanah kelahiranku belum pernah aku menginjakkan kaki ke sana. Beberapa jam tertunda dengan dua kali memeriksakan kondisi mobil agar lancar dalam perjalanan, aku nikmati dengan ber-Facebook ria dan meng-update status tiap beberapa jam.

Setelah shalat Jum’at di sebuah masjid di pinggiran kota Pemalang kami terus melanjutkan sehingga pukul setengah empat sore kami sampai di Kampus Stikes Widyatama Semarang. Sekitar 30 menit pamanku mengikuti kuliah tentang refraksi mata, akhirnya keluar juga dan menuju ke sebuah pusat perbelanjaan sekaligus menyerahkan tugas akhirnya ke dosen pembimbing yang kebetulan mengurusi bisnis optic yang ada di lantai bawah DP Mall Semarang.
Malam itupun kami menginap di rumah saudara yang kebetulan bertempat tinggal di pinggiran kota Semarang. Setelah ngobrol banyak tentang apa saja dengan tuan rumah kami pun tertidur dengan nyenyak. Sekitar pukul 4.15 aku bangun untuk melaksanakan shalat fajar dua rakaat. Lima belas menit kemudian adzan Shubuh berkumandang. Akupun bergegas menuju mushalla dekat rumah. Sebelum berangkat aku melihat sandalku yang ada di luar rumah tergeletak dengan rapi. Dalam hati aku berkata “Alhamdulillah sandalku masih ada meskipun di luar rumah dan tidak ada yang mengambil.” Dengan fikiran sedikit berprasangka buruk terhadap orang-orang yang mungkin ikut shalat berjamaah di mushalla nanti, akupun tidak membawa sandalku tersebut dan meminjam sandal yang biasa saja dan kalaupun ada yang membawa setelah shalat tidak mengapa.
Namun yang terjadi apa sahabat? Setelah pulang dari mushalla aku tidak melihat lagi sandalku yang ku tinggalkan tadi. Aku tanyakan kepada tuan rumah pun tidak ada yang tahu. Stelah ku pikir-pikir kembali apa yang salah pada diriku, ternyata buruk sangka ku terhadap jama’ah subuh mushalla dekat rumah tadi yang mengakibatkan kejadian itu terjadi. Astagfirullahal’azdhim. Sungguh halus sekali Allah memberikan pelajaran bagi diriku. Berharga sekali hikmah yang aku peroleh pagi itu. Aku menyadari bahwa su’uzhan ku membawa keburukan yang harus aku dapati. Terima kasih ya Allah telah mengingatkanku dengan kejadian itu.



Lanjutin yuuk ... :)

Semangat dalam Berpuasa

Tak terasa sudah hampir seminggu kita melaksanakan ibadah puasa. Dengan penuh semangat hendaknya kita selalu mengerjakannya. Penuh pengharapan dan semangat menjadikan kita selalu ceria meski dalam keadaan lapar dan dahaga.

Saya hanya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amien.


Lanjutin yuuk ... :)

LEAVE UR MESSAGE

Friends Words

  ©Template by Dicas Blogger.